Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas II SDN 05 Ngringo, Jaten pada pembelajaran Bahasa Indonesia bertema “Sayangi Lingkungan” dengan model Project Based Learning (PjBL) antara metode ceramah dengan media LKPD dan ecobrick. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis statistika deskriptif melalui uji T sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dengan perlakuan ceramah dan media LKPD maupun perlakuan ceramah dan media Ecobrick. Namun, terdapat peningkatan nilai pada perlakuan Ecobrick yang menunjukkan potensi baik dalam inovasi pembelajaran tentang lingkungan. Hasil observasi secara subjektif menunjukkan adanya peningkatan keaktifan, keterampilan, dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran dengan media ecobrick sehingga mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.
Copyrights © 2024