Tari sebagai seni yang memadukan musik dan gerak diduga dapat membentuk kecerdasan emosi dan kreativitas remaja. Penari akan melakukan gerakan tubuh yang memberi kontribusi penting untuk memberikan pengalaman emosi dari sensasi dan aktivasi. Musik pengiring tari akan memodifikasi emosi yang dirasakan dan dapat mengubah emosi negatif menjadi emosi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosi dan kreativitas remaja berdasarkan keikutsertaannya pada kegiatan tari. Penelitian melibatkan sebanyak 60 siswa SMA, yang terdiri dari 30 siswa ikut tari dan 30 siswa yang tidak ikut tari. Variabel kecerdasan emosi diukur dengan Emotional Intelligence Scale, sedangkan kreativitas diukur dengan Test Kreatifitas Figural. Analisis data dengan t-Test (Independent Sample Test). Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada kecerdasan emosi dan kreativitas siswa yang mengikuti kegiatan tari dan siswa yang tidak mengikuti tari.Kata kunci: Tari, kecerdasan emosi, kreativitas
Copyrights © 2013