Remaja merupakan proses peralihan dari usia anak-anak menuju pada kedewasaan. Remaja adalah fase alami perubahan diri baik dari sifat, perangai atau perilaku, dan fisik seseorang. Dalam tahap usia remaja sesorang akan mencari jati dirinya sendiri. Tidak jarang pada usia remaja juga seseorang kerap kali merasa bahwa dirinya sudah setara dengan orang dewasa mampu untuk melakukan sesuatu hal sendiri dan sudah membuat batasan informasi mengenai dirinya baik dengan lingkungan sekitar bahkan dengan orang tuanya sekali pun. Komunukasi antara orang tua dengan anak khususnya pada usia remaja sangat dibutuhkan pada tahapan ini karena orang tua adalah orang yang utama pada pembentukan karakter anak. Pada saat ini komuniasi interpersonal menjadi salah satu penentu bagaimana keterbukaan antara anak dengan orang tuanya. Penggunaan media sosial khususnya TikTok didominasi oleh usia remaja sehingga dalam hal ini orang tua melakukan batasan dan edukasi dalam penggunaan media sosial TikTok sehingga menjadi manfaat yang baik untuk anak. Ada pun jenis penelitias ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang terjalin antara anak usia remaja menggunakan pola lima unsur komunikasi interpersonal yang efektif keterbukaan (openess), empati (emphaty), dukungan (suppotiveens), sikap positif, kesetaraan (equality).
Copyrights © 2024