Pekerjaan konstruksi adalah salah satu pekerjaan dengan risiko yang besar karena dapat memicu kegagalan proyek. Proyek pembangunan Bendungan Jlantah juga tidak luput dari risiko khususnya pada pekerjaan beton. Pekerjaan beton dilaksanakan pada lokasi dan waktu pengerjaan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan penanganan risiko masing-masing. Risiko dapat berpengaruh pada kualitas bangunan yang dihasilkan hingga memunculkan keterlambatan yang menyebabkan penambahan waktu dan anggaran biaya. Dalam menghindari keterlambatan pekerjaan beton, maka perlu dilakukan identifikasi faktor risiko pekerjaan beton. Dengan menggunakan metode kualitatif yang diperoleh melalui proses wawancara maupun observasi di lokasi penelitian didapatkan beberapa faktor risiko pekerjaan beton yaitu kurangnya ketersediaan peralatan, keterlambatan kedatangan material, material yang akan digunakan tidak memenuhi spesifikasi, kerusakan alat saat persiapan pengecoran maupun saat pengecoran berlangsung, cuaca, dan produk beton mengalami keretakan permukaan. Sedangkan metode studi literatur digunakan untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang mungkin terjadi pada pekerjaan beton pada pelaksanaan proyek konstruksi. Dalam menghindari keterlambatan pekerjaan beton, maka perlu dilakukan identifikasi manajemen risiko dengan adanya pengendalian dari faktor risiko.
Copyrights © 2023