Bangunan Pelimpah adalah struktur yang digunakan untuk menyediakan aliran yang terkendali dari bendungan ke daerah hilir. Bangunan pelimpah berfungsi untuk mengalirkan air banjir yang masuk ke dalam waduk supaya tidak membahayakan keamanan tubuh bendungan. Perkembangan pembangunan yang semakin meningkat melahirkan pesatnya perkembangan perusahaan jasa yang bergerak di bidang konstruksi. Pada kenyataannya pelaksanaan proyek konstruksi selalu mengalami kendala yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian pekerjaan, sehingga waktu penyelesaian pekerjaan tidak sesuai dengan yang telah ditetepkan pada dokumen kontrak pekerjaan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan melakukan wawancara dan studi literatur untuk mengidentifikasi faktor risiko yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan dan pengelolaan risiko pekerjaan beton. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa penyebab keterlambatan yang telah diidentifikasi yaitu keterlambatan keterseduaan beton, faktor curah hujan, faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja, Faktor kurangnya kedisiplinan tenaga kerja, Faktor kurangnya keahlian tenaga kerja, Faktor komunikasi antar kontraktor dan owner.
Copyrights © 2023