Program privatisasi yang telah dilaksanakan pemerintah terhadap BUMN telah menunjukkan beberapa hasil positif. Hal ini dapat dilihat dari kinerja BUMN yang go public dan dicerminkan dari kenaikkan harga saham mereka. Bukan hanya BUMN saja yang mengalami kenaikkan harga saham setelah IPO di Bursa Efek Indonesia, namun demikian juga dengan BUMS. Penelitian ini akan menganalisis apakah terdapat perbedaan reaksi pasar terhadap informasi pengumuman pembagian dividen yang dilakukan oleh BUMN dan BUMS. Dimana dividen sendiri dapat digunakan oleh manajer perusahaan untuk memberikan sinyal kepada investor tentang prospek perusahaannya di masa depan sesuai dengan signalling theory. Penelitian ini mengambil 6 saham sebagai sampel yang terdiri dari 3 saham perusahaan milik pemerintah yaitu; BBRI, PTBA, dan SMGR, dan 3 saham perusahaan milik swasta yaitu; BBCA, ITMG, dan UNVR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah event study dengan alat analisis uji t dan uji paired sample t-test. Dari kedua uji tersebut diketahui bahwa pasar bereaksi negatif terhadap informasi pengumuman pembagian dividen baik yang dilakukan oleh perusahaan pemerintah maupun swasta yang tercermin dari adanya abnormal return negatif yang signifikan selama periode penelitian. Kata kunci: Pengumuman Dividen BUMN dan BUMS, Reaksi Pasar terhadap Dividen.
Copyrights © 2015