Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh penerapan model group to group exchange terhadap hasil belajar siswa pada materi Segitiga. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan desain posstest-only control grup design. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VII A sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 20 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 20 siswa di SMP Negeri 6 Kotamobagu tahun ajaran 2022/2023 yang dipilih secara acak. Data yang diperoleh adalah hasil posstest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen = 79,15 dan rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol = 57,55. Pengujian data setelah menggunakan taraf nyata = 0,05 diperoleh = 5,68 > = 1,68 dan disimpulkan ditolak. Kesimpulan penelitian ini adalah rata-rata hasil belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran group to group exchange pada materi segitiga lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran direct instruction.
Copyrights © 2024