Kajian ini mengkaji sikap diplomasi Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok terkait pakta pertahanan AUKUS di kawasan Indo-Pasifik. Berfokus pada upaya Indonesia untuk menjaga netralitas dan stabilitas regional, penelitian ini menggali seluk-beluk pengambilan kebijakan luar negerinya. Analisis ini mengeksplorasi komitmen Indonesia terhadap kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif, dengan menekankan keengganan Indonesia untuk bersekutu dengan blok kekuatan tertentu. Menelaah implikasi perjanjian AUKUS, penelitian ini menggarisbawahi pendekatan kehati-hatian Indonesia dalam menyeimbangkan hubungannya dengan Amerika Serikat dan Tiongkok. Dengan menggunakan teori pengambilan keputusan, penelitian ini membedah respons Indonesia dengan mempertimbangkan faktor psikologis, internasional, dan domestik. Laporan ini menguraikan posisi diplomatik yang diambil oleh para pemimpin Indonesia dalam forum seperti KTT ASEAN-Australia, dan menyoroti kekhawatiran mengenai potensi persaingan regional yang dipicu oleh AUKUS. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan kembali kepatuhan Indonesia terhadap kebijakan luar negeri yang netral namun tetap aktif, dan menunjukkan upaya Indonesia untuk menjaga kepentingan nasional tanpa terlibat dalam meningkatnya ketegangan geopolitik antara negara-negara besar di Indo-Pasifik.
Copyrights © 2024