Sungai Cipamingkis mengalami degradasi yang cukup parah kurang lebih sepanjang 10 km, mulai dari Bendung Cipamingkis sampai dengan Jembatan Cibarusah. Salah satu akibatnya, terjadi keruntuhan Jembatan Jonggol-Cariu pada ruas sungai tersebut. Upaya penanganan yang dilakukan adalah dengan membangun Groundsill 5 dan Groundsill 6. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh bangunan Groundsill 5 dan Groundsill 6 terhadap perubahan dasar Sungai Cipamingkis di sekitar Jembatan Jonggol-Cariu menggunakan HEC-RAS 2D. Simulasi pemodelan dilakukan dengan debit banjir rencana periode ulang 2 dan 100 tahun. Persamaan angkutan sedimen potensial yang digunakan adalah MPM-Toffaletti. Analisis model numerik dibagi menjadi 8 skenario pemodelan. Hasil analisis menunjukkan ruas Sungai Cipamingkis dari hulu Jembatan Jonggol-Cariu sampai dengan hilir Groundsill 6 berpotensi mengalami degradasi dasar sungai maksimum mencapai 3,3 m dan pada lokasi sekitar Jembatan Jonggol-Cariu mencapai 2,8 m. Bangunan Groundsill 5 dan Groundsill 6 dapat mengurangi potensi degradasi di sekitar Jembatan Jonggol-Cariu menjadi 0,24 m atau berkurang sebesar 91,1%. Tetapi di hilir bangunan Groundsill 6 potensi degradasi masih cukup tinggi sehingga masih diperlukan upaya penanganan degradasi di hilirnya untuk mengendalikan degradasi Sungai Cipamingkis secara keseluruhan.
Copyrights © 2024