Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis linguistik kritis terhadap wawancara yang dilakukan oleh Najwa Shihab dengan Ganjar Pranowo di Universitas Gadjah Mada. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literature. Metode ini merupakan metode pendekatan secara kualitatif yang digunakan dalam melakukan analisis data – data yang di dapatkan dari dokumen. Dokumen yang digunakan berupa jurnal, rekaman wawancara, buku, karya ilmiah, dan lainnya. Hasil penelitian dalam wawancara tersebut adalah statement yang diberikan oleh Bapak Ganjar Pranowo. Statement ini cenderung teoritis saja namun dalam prakteknya belum tentu hal tersebut dapat terealisasikan. Karena pada nyatanya dalam kepemimpinan beliau di Jawa Tengah masih saja banyak permasalahan - permasalahan krusial yang terjadi mulai dari kemiskinan, pengangguran, dan sengketa lahan serta permasalahan tersebut masih belum dapat beliau tangani dengan baik. Hasil analisis ini menyajikan wawasan mendalam tentang bagaimana bahasa digunakan untuk membentuk realitas dan memengaruhi opini dalam masyarakat, khususnya terkait isu-isu politik sebelum masa kampanye, dan pentingnya kritisisme terhadap penggunaan Bahasa.
Copyrights © 2024