Permuridan Yesus kepada murid-murid dapat membantu pengasuh untuk mengembangkan karakter yang baik pada anak-anaknya. Menjadi murid Yesus merupakan contoh yang baik dalam menciptakan keterbukaan gereja terkusus pada pendidikan formal gereja (PFG) yaitu Sekolah minggu tunas pekabaran injil (SMTPI), yang berdampak besar pada perkembangan karakter anak. penulisan ini dikumpulkan dari literatur tentang topik ini. Dengan mengetahui pemuridan sebagai model pembentukan karakter, diharapkan pengasuh dapat mengimplementasikan untuk membentuk karakter anak sesuai dengan kehendak Tuhan. Menelaah pemahaman permuridan dalam pembentukan karakter anak, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemuridan sebagai model pembentukan karakter anak di SMTPI sektor 12 jemaat GPM Imanuel Karpan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Seluruh peserta dapat memahami dan berpartisipasi dalam proses pemuridan dengan memberikan contoh dari kehidupan pengikut Kristus. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pemuridan yang dilakukan di SMTPI sektor 12 jemaat GPM Immanuel Karpan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak sehingga berkembang nilai-nilai dan karakter yang mencerminkan Kristus dalam dirinya.
Copyrights © 2024