Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Fiqih Tarjih Muhammadiyah di kalangan santriwati. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang mengkaji fenomena yang terjadi di Asrama Putri Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Mu’allimin Muhammadiyah Sawah. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian, peneliti menguji keabsahannya melalui triangulasi. Temuan pada penelitian ini adalah masih ada santri baru yang belum melakukan fiqih ibadah sesuai dengan tarjih Muhammadiyah khususnya dalam aspek ibadah sholat. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman tentang fiqih tarjih Muhammadiyah, karena mereka tidak tumbuh dari keluarga yang berlatar balakang Muhammadiyah. Cara yang dilakukan santriwati untuk menghadapi hambatan tersebut yaitu dengan mengikuti arahan yang diberikan oleh pembina asrama putri melalui kegiatan yang telah dirancang oleh asrama dan juga mengamalkan apa yang telah dipelajari.
Copyrights © 2024