Perilaku terlambat merupakan suatu kondisi kurang disiplin tiba di sekolah setelah jam masuk sekolah dimulai. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas 11 SMK Negeri 4 Semarang. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku terlambat ke sekolah. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif yang memberi gambaran yang lebih detail mengenai suatu gejala atau fenomena dan bertujuan menggambarkan mekanisme sebuah proses serta menghasilkan serangkaian kategori. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku terlambat ke sekolah. Metode analisis dihitung dengan excel. Hasil penelitian dari 221 peserta didik terdapat 28 (12,67%) klasifikasi perilaku terlambat tinggi, 180 (81,44%) klasifikasi perilaku terlambat sedang, dan ada 13 (5,89%) yang termasuk dalam klasifikasi perilaku terlambat rendah.
Copyrights © 2024