Sesuai dengan perkembangan permintaan pasar, tomat saat ini masih minim di pasaran dan harganya cukup meningkat. Hal ini menunjukan bahwa hasil produksi pertanian tomat masih kurang sehingga masyarakat Desa Kampung Jawa mengusahakan usahatani tomat guna memenuhi kebutuhan permintaan pasar tersebut. Salah satu daerah sentral hasil produksi tomat di Kabupaten Seram Bagian Timur adalah Desa Kampung Jawa.Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya biaya produksi dan besarnya pendapatan yang diperoleh para usaha tani tomat. Menganalisis Rasio permintaan dan biaya (R/C Rasio) pada tingkat pendapatan usaha tani. Sedangkan kegunaan dari penelitian ini adalah membrikan informasi bagi pihak – pihak yang berkepentingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kasus, pemelihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui wawancawra langsung kepada petani, sedangkan data sekunder diperoleh dari dinas pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur. Pendapatan rata-rata atas biaya tunai dan pendapatan atas biaya total yang dihasilkan usahatani tomat di Desa Kampung Jawa Rp 7.409.375 – Rp 6.309.500 = Rp 1.099.875 Keadaan menguntungkan ini dapat pula ditunjukan dengan nilai perbandingan antara jumlah penerimaan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan (R/C rasio). Berdasarkan R/C rasio yang diperoleh petani adalah sebesar 3,35 yang berarti setiap pengeluaran petani sebesar Rp. 1 akan mendapat imbalan penerimaan sebesar Rp. 3,35. Sehingga tomat ini layak di usahakan petani.
Copyrights © 2020