cover
Contact Name
La Jaali
Contact Email
lajaali1974@gmail.com
Phone
+6282346654876
Journal Mail Official
admin_jurnal@stiaalazka.ac.id
Editorial Address
Jl. YPMM. Air Besar, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Hipotesa
ISSN : 08528977     EISSN : 28071581     DOI : https://doi.org/10.69774/hipotesa
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Hipotesa Ilmu-Ilmu Sosial Memuat tulisan atau hasil penelitian dari para dosen baik dosen internal maupun dosen ektsernal yang ingin mempublikasikan tulisannya atau hasil penelitiannya. Jurnal Hipotesa ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan bulan November tahun berjalan.
Articles 119 Documents
In Hutuely Konflik Agraria Di Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon In Hutuely
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bersifat kwalitatif ini, dilakukan terhadap 36 Orang Informan untuk menguji lima diskripsi fokes penelitian yakni, 1. Sengketa Internal sesama Anggota Dati, 2. Kejelasan surat Alas Hak, 3. Pengukuran lahan yang tidak jelas, 4. Kejelian pihak Badan Pertanahan, 5. Kepatuhan warga pada batas tanah yang sudah ditetapkan. Hasil analisis menyimpulkan bahwa Terjadinya penyerobotan lahan dan Sertifikat Ganda di Negeri Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Ambon adalah : - Terjadinya sengketa internal sesama anak dati karna penjualan tanah sepihak tanpa melibatkan semua anak dati,- Yang berujung gugatan di internal keluarga dati.- Ketidakjelasan bukti" batas tanah yang diserahkan kepada pihak Agraria itu saling tumpang tindih antara anak dati.- Ketidakpatuhan para anak-anak dati pada kesepakatan dati terkait surat alas hak tentang batas-batas, tentang kepemilikan sah dari tanah itu. Faktor Determinan yang berpengaruh pada Konflik Agraria di Nageri Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Ambon adalah - Faktor penjualan tanah sepihak tanpa melibatkan semua anak dati . - Pembuatan surat alas hak secara sepihak tanpa melibatkan seluruh atau sebagian besar ahli waris anak dati. - Ketidakjelasan bukti-bukti batas tanah yang diserahkan kepada pihak Agraria itu saling tumpang tindih antara anak dati yang memiliki register dati maupun mereka yang memiliki surat hindompropondem. - Faktor Ketidakpatuhan para anak-anak dari pada kesepakatan dati terkait surat alas hak tentang batas-batas, kepemilikan sah dari tanah itu dan tentang jejak rekam tanah kepemilian tanah.
Padli Kepemimpinan dan Pengaruhnya Terhadap Disiplin Kerja Karyawan pada PT. Aneka Sumber Tata Bahari Padli; Farida Aryani Hehanussa
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian inia adalah untuk mengeathui pengaruh kepemimpinan dengan disiplin kerja karyawan pada perusahaan Aneka Sumber Tata Bahari. Alat analisis yang digunakan adalah regresi sederhana. Hasilnya adalah kepemimpinan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap disiplin kerja karyawan yaitu sebesar 35 %.atau kepemimpinan mempunyai pengaruhi yang lemah terhadap disiplin kinerja, dengan demikian disiplin kerja dipengaruhi oeh berbagai faktor yang belum diukur dalam penelitian ini.Analisis kulaitatif menunjukkan bahwa dalam upaya untukmendisiplinkan karyaan pimpinan perlu melakukan Peringatan dilakukan kepada karyawan yang melakukan kesalahan, Skorsing diberikan kepada karyawan apabila karyawan telah melakukanpelanggaran dan Pemecatan dilakukan oleh para pemimpin apabila para karyawan telah melanggar dua sanksi.
Amin Ramly Konflik Sosial Terhadap Perebutan Kekuasaan Kepala Desa Amin Ramly
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik sosial sebagai bagian dari ilmu pengetahuan sosial selalu menarik untuk dilakukan pengkajian maupun penelitian oleh para ahli sosial, karena konflik sosial selalu saja hadir di tengah-tengah kehidupan masyarakat dimana kedua atau lebih dari pihak selalu saja hidup dalam persaingan, pertentangan, perselisihan dan perseteruan. Cara ini adalah upaya untuk menggagalkan tujuan masing-masing pihak untuk meraih kekuasaan di pihak lain. Hal ini ada sebagian ahli yang mengatakan bahwa konflik merupakan bagian dari bentuk kekuasaan yang kreatif dalam sejarah kehidupan manusia.Konflik dalam masyarakat akan selalu ada sejalan dengan kepentingan-kepentingan yang berbeda-beda dan antara kepentingan yang satu dengan yang lainnya sering bersinggungan sehingga terjadi konflik. Dari hasil penelitian yang penulis peroleh di lapangan terhadap perebutan kekuasaan dalam pemilihan kepala Desa, di Desa Selasi Kecamatan Ambalau terdapat dua hal penyebab konflik; pertama, masih kuatnya pengaruh budaya/ adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat bahwa yang berhak memegang kekuasaan kepala Desa adalah anak-anak adat. Kedua, terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh para penyelenggara pemilihan kepala Desa dalam upaya memenangkan salah satu pasangan calon.Konflik sosial pada dasarnya tidak dapat dihindari dalam kehidupan masyarakat, karena setiap orang memiliki cara hidup yang khas, mereka tidak selalu identik.Namun demikian konflik juga tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut maka dibutuhkan upaya untuk mengendalikannya. Secara umum menurut Nasikun, ada tiga bentuk pengendalian konflik, yaitu; pertama, konsiliasi(consiliation), mediasi (mediation), perwasitan(ortibration).
Noer Syam Muhrim Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pengaruhnya Terhadap Kepatuhan Para Wajib Pajak Di Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon Noer Syam Muhrim
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak memiliki sumbangsih yang sangat besar dalam pendapatan dan laju perputaran ekonomi negara. Oleh karena itu, pajak dikatakan menjadi sumber utama bagi Negara untuk mendanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satu faktor yang bisa ditekankan oleh aparat dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak adalah dengan cara mensosialisasikan peraturan pajak baik itu melalui penyuluhan, seruan moral melalui berbagai media komunikasi baik berupa, leflet, banner, billboard, baliho, maupun membuka situs peraturan pajak yang setiap saat bisa diakses oleh Wajib Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengeruh sosialisasi PBB terhadap kepatuhan wajib pajak melalui pengetahuan perpajakan. Untuk menguji hipotesis, digunakan data primer dengan metode angket melalui penjaringan data yang diambil dari 55 Orang responden dengan metode purposive sampling Teknik analisis data terhadap kedua variabel (X) Sosialisasi PBB dan variable (Y) Kepatuhan Para Wajib Pajak Menggunakan alat analisis Korelasi Pruct Moment, Alat analisa Uji-t, dan Alat Analisa Regresi Linier Sederhana. Setelah data di analisis, ditemukan bahwa Sosialisasi Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan para Wajib Pajak untuk memenuhi kewajiban pembayarannya karena nilai r-korelasi yang diperoleh adalah sebesar 0,863, nilai tersebut menunjukkan bahwa korelasi atau hubungan yang terjadi antara kedua Variabel Pokok yakni Variabel Sosialisasi dengan Kepatuhan Para Wajib Pajak di Negeri Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Ambon berada pada kategori hubungan yang sangat kuat (yaitu pada kategori 0,80-1,00) dan juga menunjukan bahwa hubungan yang terjadi memiliki hubungan yang positif. Persamaan Regresi Sederhana : Y = a + bX, dimana nilai a=144, nilai b=0,923. Persamaannya adalah, Y=144+0,923 X Karena nilai koefisien b = 0,923 (positif) maka model regresi bernilai positif atau searah, artinya jika nilai variabel Sosialisasi Perpajakan (X) semakin tinggi maka nilai variabel Kepatuhan Para Wajib Pajak (Y) juga semakin baik. Dapat dikatakan pula bahwa, jika variabel lain bersifat konstan (Tidak Mempengruhi), maka Kepatuhan Para Wajib Pajak akan sebesar nilai konstan = 144, namun jika Sosialisasi Perpajakan Diberikan sebesar nilai koefisien = 0,923 maka akan berdanpak baik pada Kepatuhan Para Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban Pembayarannya sebesar = 144.
Antasari Bandjar Penggunaan Media Tradisional Dalam Penyampaian Dan Penyebaran Pesan Di Desa Hitu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Antasari Bandjar
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan dan penggunaan berbagai jenis media sebagai sarana penyampaian penyebaran pesan merupakan hal yang penting bagi masyarakat karena merupakan sarana perekat kehidupan bersama sebagai komunitas. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada bagaimana media, terutama media tradisional yang dekat dengan masyarakat, digunakan untuk tujuan penyampaian dan penyebaran pesan. Hasilnya, ditemukan bahwa terdapat beberapa jenis media tradisional yang masih dipergunakan oleh masyarakat sebagai sarana untuk tujuan tersebut. Media tersebut adalah tifa, daun dan marinyo. Penggunaan media tradisional masih dipertahankan karena media tradisional adalah media yang paling efektif dalam menarik perhatian dan melibatkan partisipasi masyarakat. Media tradisional juga memiliki nilai-nilai luhur yang mencerminkan identitas dan budaya masyarakat.
Louisa S. Manuhutu Analisis Pendapatan Usaha Tani Tomat (Studi Kasus Di Desa Kampung Jawa Kecamatan Bula Kabupaten Seram Bagian Timur) Louisa S. Manuhutu
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan perkembangan permintaan pasar, tomat saat ini masih minim di pasaran dan harganya cukup meningkat. Hal ini menunjukan bahwa hasil produksi pertanian tomat masih kurang sehingga masyarakat Desa Kampung Jawa mengusahakan usahatani tomat guna memenuhi kebutuhan permintaan pasar tersebut. Salah satu daerah sentral hasil produksi tomat di Kabupaten Seram Bagian Timur adalah Desa Kampung Jawa.Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya biaya produksi dan besarnya pendapatan yang diperoleh para usaha tani tomat. Menganalisis Rasio permintaan dan biaya (R/C Rasio) pada tingkat pendapatan usaha tani. Sedangkan kegunaan dari penelitian ini adalah membrikan informasi bagi pihak – pihak yang berkepentingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kasus, pemelihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui wawancawra langsung kepada petani, sedangkan data sekunder diperoleh dari dinas pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur. Pendapatan rata-rata atas biaya tunai dan pendapatan atas biaya total yang dihasilkan usahatani tomat di Desa Kampung Jawa Rp 7.409.375 – Rp 6.309.500 = Rp 1.099.875 Keadaan menguntungkan ini dapat pula ditunjukan dengan nilai perbandingan antara jumlah penerimaan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan (R/C rasio). Berdasarkan R/C rasio yang diperoleh petani adalah sebesar 3,35 yang berarti setiap pengeluaran petani sebesar Rp. 1 akan mendapat imbalan penerimaan sebesar Rp. 3,35. Sehingga tomat ini layak di usahakan petani.
Moh. Subchan Mardan Analisis Kompetensi Pegawai Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Seram Bagian Timur Moh. Subchan Mardan
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kinerja aparatur pemerintahan di daerah, ditengah-tengah perkembangan perubahan lingkungan strategis yang sangat dinamis, peran nyata dan tanggung jawab pemerintah propinsi dalam pembinaan dan pengembangan sumber daya aparatur pemerintah daerah akan semakin signifikan. Hal tersebut tertuang dalam pasal 129 Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, tentang pemerintahan daerah. Dalam konteks tersebut diatas, maka pemerintah daerah mempunyai peran yang sangat strategis untuk mendorong terwujudnya pemerintahan yang good governance, yaitu pemerintahan yang dilakukan dengan kebersamaan dalam kapasitas kompetensinya masing-masing untuk mencapai tujuan Negara di dalam rangka merealisasikan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian maka didalam merumuskan, mengorganisasikan, melaksanakan, meng- koordinasikan kebijakan pengembangan sumber daya aparatur dilingkungan Pemda Kab. SBT yang efektif dan efisien, yang semakin penting dan strategis. Peran penting dan strategis tersebut tentunya membawa konsekuensi dalam usaha pencapaian efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Dalam rangka meningkatkan kinerja aparatur di daerah, maka para pejabat harus memiliki kompetensi dibidangnya. kompetensi merupakan karakteristik dasar perilaku individu yang berhubungan dengan kriteria acuan efektif dan atau kinerja unggul di dalam pekerjaan atau situasi. Dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia dibedakan menjadi 2 yaitu: (1) kompetensi teknik, (2) kompetensi manajerial. Hasil penelitian mengenai analisis kompetensi pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT, tersimpulkan bahwa Kompetensi Teknis pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT masuk dalam kategori cukup. Tingkat kreatifitas pegawai tergolong cukup baik, tingkat Reaktif pegawai tergolong baik. Tingkat penguasaan tugas pegawai tergolong cukup baik sedangkan Kompetensi Manajerial pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT masuk dalam kategori cukup. Tingkat perencanaan pegawai tergolong cukup baik. Tingkat pengarahan pegawai tergolong cukup baik, sementara tingkat pengendalian pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT tergolong cukup.
Sandra I. Telussa Fungsi Posyandu Dalam Rangka Penguatan Fungsi-Fungsi Keluarga Di Kecamatan Teluk Ambon Baguala – Kota Ambon (Studi Kasus Di Desa Passo, Desa Nania Dan Kelurahan Lateri) Sandra I. Telussa
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kinerja aparatur pemerintahan di daerah, ditengah-tengah perkembangan perubahan lingkungan strategis yang sangat dinamis, peran nyata dan tanggung jawab pemerintah propinsi dalam pembinaan dan pengembangan sumber daya aparatur pemerintah daerah akan semakin signifikan. Hal tersebut tertuang dalam pasal 129 Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, tentang pemerintahan daerah. Dalam konteks tersebut diatas, maka pemerintah daerah mempunyai peran yang sangat strategis untuk mendorong terwujudnya pemerintahan yang good governance, yaitu pemerintahan yang dilakukan dengan kebersamaan dalam kapasitas kompetensinya masing-masing untuk mencapai tujuan Negara di dalam rangka merealisasikan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian maka didalam merumuskan, mengorganisasikan, melaksanakan, meng- koordinasikan kebijakan pengembangan sumber daya aparatur dilingkungan Pemda Kab. SBT yang efektif dan efisien, yang semakin penting dan strategis. Peran penting dan strategis tersebut tentunya membawa konsekuensi dalam usaha pencapaian efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Dalam rangka meningkatkan kinerja aparatur di daerah, maka para pejabat harus memiliki kompetensi dibidangnya. kompetensi merupakan karakteristik dasar perilaku individu yang berhubungan dengan kriteria acuan efektif dan atau kinerja unggul di dalam pekerjaan atau situasi. Dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia dibedakan menjadi 2 yaitu: (1) kompetensi teknik, (2) kompetensi manajerial. Hasil penelitian mengenai analisis kompetensi pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT, tersimpulkan bahwa Kompetensi Teknis pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT masuk dalam kategori cukup. Tingkat kreatifitas pegawai tergolong cukup baik, tingkat Reaktif pegawai tergolong baik. Tingkat penguasaan tugas pegawai tergolong cukup baik sedangkan Kompetensi Manajerial pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT masuk dalam kategori cukup. Tingkat perencanaan pegawai tergolong cukup baik. Tingkat pengarahan pegawai tergolong cukup baik, sementara tingkat pengendalian pegawai Sekretariat Daerah Kab. SBT tergolong cukup.
Padli, Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Jumlah Hunian Pada Hotel Astika Di Kota Ambon Padli; Farida Ariyani Hehanussa
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 2 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pangsa pasar dan strategi yang di gunakan oleh Hotel di Kota Ambon. Dengan menggunakan analisis Pangsa pasar, strategi pemasaran dan marketing mix.Berdasarkan hasil perhitungan pangsa pasar terlihat bahwa segmen pasar yang ada yaitu terjadi fkuktuasi antara hotelyang satu dengan laiinya. Namun dari hasil perhitungan pangsa pasar, menunjukkan bahwa jumlah penghuni paling banyak di hotel abdulali atau menjadi pemimpin pasar, diikutim oleh hotel Astika. strategi diskon harga, strategi harga lebih murah, strategi inovasi produk, strategi perbaikan layanan, dan promosi periklanan intensif. Dari strategi pemasaran hotel yang di Kota Ambon penting untuk melakukan promosi agar dikenal oleh konsumen. Untuk itu sangat penting bagi pengusaha hotel memperhatikan strategi dari kombinasi marketing mix dalam upaya meningkatkan hunian hotel dan layana perhotelan.
Vransisca Kissya, Strategi Komunikasi Dalam Perumusan Program Promosi Dinas Parawisata Kota Ambon Vransisca Kissya
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 14 No 2 (2020): Hipotesa
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Maluku, the tourism sector has a very good prospect. Besides having a wide range of cultures, Maluku with island character has beautiful beaches with stunning sea views. One of the tourist sites that became a beach tourism icon in the city of Ambon City Pintu City Beach offers a beach with a stretch of coral facing the sea with a door-like hole. Research Objective is to know Communication Strategy in formulation of tourism promotion programs at the object of maritime tourism Coast of Pintu Kota City in Ambon City and know effort which have been done by government to development maritime tourism Beach Door town, Ambon City. This research uses qualitative descriptive method, which is limited research on efforts to express a problem or situation or event as it is so just to reveal facts. The result of research shows that the persuasive communication approach done in the promotion, especially the promotion of beach tourism at Pantai Pintu Kota by the Local Government of Ambon City in this case the Tourism Department has not been done maximally. Besides, in terms of physical management, the Department of Tourism has not taken any strategic steps either legally. Dissemination of information about tourism potential by the Tourism Department has not been done maximally, budget constraints cause the lack of availability of media campaigns both print media and outdoor media, in addition to the catalogs about the profile of each tourism potential is not yet available properly.

Page 1 of 12 | Total Record : 119