Pakaian bekas tidak terlalu mahal sehingga dapat menghemat pengeluaran. Penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pakaian bekas sebesar 3,751 dengan nilai signifikan sebesar 0,001. Sedangkan persepsi konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pakaian bekas sebesar 3,636 dengan nilai signifikan sebesar 0,001. Secara simultan motivasi dan persepsi konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pakaian bekas sebesar 26,406 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Koefisien Determinasi R2 adalah sebesar 0,56 atau 56% yang berarti bahwa variabel independen (motivasi dan persepsi konsumen) dapat menjelaskan variabel dependen (keputusan pembeli) sebesar 56% sedangkan sisanya 44% diterangkan oleh faktor lain yang tidak dimasukan dalam model.
Copyrights © 2022