Pendidikan menjadi pondasi dasar kehidupan manusia untuk investasi terbaikdalam mencapai kesejahteraan dan tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Duniainternasional juga telah memiliki standar khusus untuk pendidikan. Sehingga negara- negara yang ada di dunia berusaha untuk mencapai standar yang sudah ada. Letakgeografis Indonesia yang beraneka ragam dari desa, kota, pinggiran kota, pesisir, dan bahkan daerah terpencil menyebabkan terjadinya ketidakmerataan dan kesenjangan. Keberhasilan pendidikan ditentukan oleh kurikulum, metode pembelajaran, dan infrastruktur. Tulisan ini membahas tentang permasalahan pendidikan akibat dari kondisigeografis di Indonesia, dampaknya, dan rekomendasinya. Mengingat kurikulum di Indonesia sudah disesuaikan beberapa kali agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmasyarakat. Penekanan akan diberikan kepada provinsi Riau yang tanahnya sebagianbesar gambut dan dikembangkan industri kelapa sawit yang mampu menghasilkan devisanegara yang sangat besar dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Data diambil daribuku, jurnal, laporan resmi pemerintah, website perusahaan tentang CSR bidangpendidikan, berita-berita koran/terbitan berkala. Wawancara kepada orang yang berpengalaman mengenyam pendidikan di luar negeri juga akan dilakukan untukmengetahui perbedaan dan solusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastrukturfisik (lokasi, fasilitas gedung, jaringan internet) dan sumber daya manusia mempengaruhimetode pembelajaran yang dilaksanakan. Perbedaan lokasi dan fasilitas di provinsi telahmenyebabkan kesenjangan kualitas pendidikan dalam output maupun outcomenya.
Copyrights © 2024