Pingshu adalah seni bercerita lisan yang sangat terkenal luas di Tiongkok. Yang menjadi ciri khas Pingshu adalah pendongeng sering menambahkan komentar mereka sendiri tentang subjek dan karakter yang mereka ceritakan, karena kata Pingshu sendiri memang berasal dari kata Bahasa Mandarin “Ping 评 “yang berarti menilai atau mengomentari, “Shu 书” yang artinya cerita. Pingshu menjadi menarik untuk diteliti karena merupakan seni bercerita tradisional yang masih dilestarikan dan dituturkan dalam masyarakat semua kalangan hingga sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan gaya bahasa dalam naskah cerita tradisional Pingshu berjudul Baimei Da Xia dengan menggunakan teori simak catat dari Sudaryanto (dalam Faruk, 2012) dan teori gaya bahasa dari Huang dan Liao (dalam Sukmawati dan Subandi, 2020). Dengan menggunakan metode membaca, mencatat dan menginvetarisasi kalimat-kalimat langsung yang ada di dalam naskah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam naskah Pingshu ditemukan lebih banyak menggunakan gaya bahasa hiperbola, atau dalam Mandarin disebut 夸张 kuazhang.
Copyrights © 2023