Agama tidak boleh dijadikan sekedar lambang kesalehan atau berhenti sekedar disampaikan dalam khotbah, melainkan secara konsepsional, menunjukkan cara-cara yang paling efektif dalam memecahkan masalah. Studi Islam dituntut untuk membuka diri terhadap masuknya dan digunakannya pendekatan-pendekatan yang bersifat objektif dan rasional, contohnya melalui pendekatan Filosofi. Kegiatan berfilsafat adalah kegiatan berpikir secara mendalam, dilakukan sedemikian rupa hingga dicari sampai ke batas akal tidak sanggup lagi. Berpikir secara radikal, sampai ke akar-akarnya sehingga tidak ada lagi yang tersisa. Secara sistematik, dilakukan secara teratur dengan menggunakan metode berpikir tertentu, bersifat universal, tidak dibatasi hanya satu kepentingan kelompok tertentu, tetapi lebih menyeluruh.
Copyrights © 2022