Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi beberapa aspek, yaitu: 1) Menganalisis perbedaan dampak antara penerapan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Usaha. 2) Mengidentifikasi perbedaan dampak antara tingkat keadaan awal siswa yang tinggi, sedang, dan rendah terhadap pemahaman konsep pada materi Usaha. 3) Mengevaluasi apakah ada interaksi dampak antara pendekatan ketrampilan proses dan tingkat keadaan awal siswa terhadap pemahaman konsep pada materi Usaha. Metode penelitian ini melibatkan pemberian perlakuan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen pada kelompok eksperimen, sementara kelompok kontrol menerima perlakuan pendekatan ketrampilan proses melalui metode demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ketrampilan proses melalui metode eksperimen memberikan dampak positif pada ketrampilan proses sains siswa kelas VII A dan VII B di SMP N 1 Kotagajah. Rata-rata nilai siswa yang menjalani pembelajaran dengan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen mencapai 18,50, melebihi rata-rata siswa yang menggunakan metode demonstrasi sebesar 16,06. Temuan ini menandakan bahwa pembelajaran dengan pendekatan ketrampilan proses melalui metode eksperimen lebih efektif dalam mempengaruhi ketrampilan proses sains siswa kelas VII dibandingkan dengan metode demonstrasi. dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran IPA dengan pendekatan keterampilan proses sains terhadap siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kotagajah. Oleh karena itu, disarankan agar siswa diberikan latihan yang lebih intensif untuk mengembangkan keterampilan proses sains selama pembelajaran.
Copyrights © 2024