Pembelajaran holistik adalah suatu pendekatan pembelajaran yang membangun manusia secara keseluruhan dan utuh dengan mengembangkan semua potensi manusia yang mencakup potensi sosial-emosional, potensi intelektual, potensi moral (karakter), kreatifitas, dan spiritual. Artikel ini bertujuan mengulas pembelajaran holistik dalam perspektif al-Qur’an dan hadis. Dengan menggunakan metode kualitatif secara deskriptif-analitis, artikel ini menyimpulkan bahwa pembelajaran holistik dalam perspektif al-Qur’an dan hadis mencakup dua hal penting, yakni Nabi sebagai figur pendidik dan pendidikan sebagai proses pendewasaan jasmani dan rohani. Kedua hal ini menjadi urgen dalam konteks kekinian, karena dapat menuntun manusia berjiwa humanisme, yakni manusia dapat lebih mengenal dirinya dengan berdasar memanusiakan manusia, agar ia benar-benar mampu menjadi khalifah di muka bumi. Dalam perspektif al-Qur’an dan hadis, pembelajaran holistik dapat meningkatkan kecerdasan motorik, emosional, intelektual dan spiritual yang ditandai dengan kedewasaan jasmani dan rohani. Dalam proses belajar-mengajar, terjadi proses tahapan yang menuntut kesabaran dalam menghadapinya sehingga keikhlasan menjadi tuntutan utama. Dengan ilmu yang dimiliki, seseorang dapat beramal saleh dengan mudah dan dapat mengantarkannya menuju surga Allah.
Copyrights © 2023