Wushu merupakan cabang olahraga yang dipertandingkan, munculnya wushu karena kebutuhn dari masyarakat untuk pertahanan diri dari binatang buas. Beriringan waktu wushu pun berkembang oeleh guru besar dari china seperti Sifu Lowu Djing Tie yang merupakan dari shaolin datang ke Semarang dan mendirikan Sasana Garuda Emas dan Sifu Bhe Kang Pin yang datang ke jawa mendirikan Sasana Genta Suci Ambarawa yang bertempatan di ambarawa. Sasana tersebut tercatat ada 12 atlet senior, 4 atlet junior A, 8 atlet junior B, dan 20 atlet Junior C dan junior D. Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan dapat di ketahui permasalahan yang ada pada atletnya itu sendiri, permasalahan yg dapat diambil yaitu : kebingungan atlet junior b tentang sistem penjurian dan kode-kode yang ada pada penjurian yang terjadi di kejuaraan provinsi wushu taolu junior jateng 2022 yang bertempatan di Salatiga, di karenakan belum adanya sosialisasi terkait sistem penjurian dan kode-kode potongan di sasana tersebut khususnya atlet junior b disasana genta suci Ambarawa. Solusi yang akan dilaksanakan adalah memberikan edukasi atau pembelajarantentang sistem penjurian dan kode-kode potongan pada atlet junir B Sasana genta Suci Ambarawa. Target luaran dri pengabdian kepada masyarakat ini adalah tersusunnya artikel ilmiah dan terpublikasi di jurnal nasional serta sebagai pembuatan buku ajar. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini meliputi 3 tahap, yaitu: Tahap pertama adala pra pelaksanaan yang meliputi koordiansi pelaksanaan, survai lokasi, perizinan, persiapan sarana dan prasarana. Tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan yang meliputi edukasi tentang sistem penjurian, kode-kode potongan dan diskusi bersama tentang kasus yang pernah dialami atlet. Tahap ketiga adalah setelah pelaksanaan yang meliputi pembuatan laporan akhir, pembuatan artikel ilmiah dan evaluasi jangka panjang tentang perubahan sikap responden
Copyrights © 2024