Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan instrumen yang digunakan untuk menilai tingkat kemampuan membaca siswa di Indonesia dan membandingkannya dengan standar nasional. AKM memiliki peran penting dalam membantu siswa mengembangkan keterampilan mereka dalam merancang kerangka pembelajaran, dengan fokus pada peningkatan kemampuan berpikir kritis dan literasi membaca. Partisipasi dalam AKM diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan pada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan studi kasus dilakukan dengan tujuan untuk memahami kemampuan literasi membaca siswa di Sekolah Dasar Negri (SDN) 001 Japura, Kecamatan Lirik. Hasil penelitian mencakup tiga tingkatan kognitif, yaitu kemampuan menemukan informasi, pemahaman, dan evaluasi soal AKM literasi membaca. Hal ini terbukti melalui hasil pengerjaan soal AKM literasi membaca oleh siswa. Penelitian ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang kemampuan literasi membaca peserta didik di tingkat Sekolah Dasar, yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar.
Copyrights © 2024