Kejadian anemia pada remaja putri di Provinsi Lampung sebesar 24,6%. Kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah diduga berhubungan dengan faktor internal yaitu pengetahuan tentang anemia serta faktor eksternal yaitu dukungan guru dan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan Tingkat pengetahuan tentang anemia dan dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja putri di SMPN 3 Batanghari Nuban. Penelitian ini menggunakan rancangan survey analitic dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 remaja putri SMPN 3 Batanghari Nuban yang diperoleh melalui random sampling. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner serta data univatiat dan bivariat dianalisis menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah sedang (35,1%) dan rendah (35,1%), pengetahuan kategori baik (25,8%), kategori cukup (52,6%), dan dukungan keluarga cukup (37,1%). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia (p-value <0,05) dan dukungan keluarga (p-value <0,05) dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja putri di SMPN 3 Batanghari Nuban
Copyrights © 2024