Dalam penulisan ini, penulis menjabarkan tentang teori-teori yang terkait dengan penanganan bongkar/muat, faktor yang mempengaruhi belum lancarnya dalam operasional bongkar/muat dan upaya yang dilakukan dalam penanganan proses bongkar/muat agar berjalan dengan lancar yang disebutkan dalam kerangka berfikir penelitian dan definisi operasinal yang penulis gunakan. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, dilakukan penelitian tentang penaganan proses bongkar/muat di PT. Tangguh Samudera Jaya Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang berisi tentang pengamatan secara sistematis, logis, dan berdasarkan pada objek yang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab penanganan operasional bongkar muat yang belum efektif di PT. Tangguh Samudera Jaya Jakarta serta mengetahui kendala – kendala apa saja yang dihadapi dalam penanganan operasional bongkar muat di PT. Tangguh Samudra Jaya Jakarta. Berdasarkan hasil penelitian ini, dalam penanganan bongkar/muat yang terjadi akibat faktor-faktor seperti; faktor alam, faktor sumber daya manusia, dan faktor kurang lancaranya komunikasi yang ada yang sangat berpengaruh dalam proses tersebut. Pada akhirnya, dapat disimpulkan bahwa pengaruh penanganan operasional bongkar muat terhadap produktivitas petikemas memberikan dampak yang positif bagi kemajuan perusahaan tersebut. Selain itu sebagai penyedia jasa yang baik, perusahaan juga berkewajiban menyelesaian berbagai permasalahan yang muncul yaitu kurangnya efisien pelayanan bongkar/muat akibat dari kendala yang terjadi dalam proses bongkar muat petikemas. Dalam mengatasi permasalahan tesebut, harus dapat segera mungkin diambil solusi yang tepat dan bijak sehingga semuanya dapat diselesaikan dengan baik.
Copyrights © 2021