Gunung Djati Conference Series
Vol. 22 (2023): Conference Series Learning Class Tauhid and Akhlak

Dia Tidak Terlihat Tetapi “Kekal”

Siti Nurlaela (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung)
Sifa Hidayatul Lutfiah (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung)
Syifa Fauziah Choirunnisa (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung)



Article Info

Publish Date
04 Jun 2023

Abstract

Perlu kita ketahui, Allah itu bersifat sempurna, tersucikan dari segala kekurangan. Salah satu sifat wajib bagi Allah yaitu mukhalafatuhu lil hawaditsi (Allah berbeda dari makhluk-makhluk-Nya). Dari pernyataan tersebut dapat diartikan bahwa Allah wajib berlainan atau tidak sama dengan al-hawadits (hal-hal baru atau makhlukNya). Surga dan neraka pada hakekatnya adalah ciptaan Allah swt, kedua itu merupakan makhluk ciptaan Allah swt, dan tentunya tidak akan kekal, yang kekal hanyalah Allah swt. Tetapi, surga dan neraka dikekalkan atas kehendak Allah swt, kekekalan Allah swt tentunya sangat berbeda dengan kekekalan makhluk ciptaannya. Sudah tertera di dalam Al-Qur`an tentang gambaran-gambaran terkait hari akhir berikut juga tentang surga dan neraka. Bukan hanya itu, Al-Qur`an juga memuat tentang siapasiapa saja yang termasuk ke dalam surga dan neraka. Salah satu contohnya yaitu orang yang beriman akan masuk ke surga dan orang yang mengerjakan larangan Allah swt akan masuk ke surga, para penghuni surga dan neraka akan kekal, tentunya atas kehendak Allah swt. Allah swt Maha Berkuasa atas segala sesuatu dan Dia dapat melakukan apa saja sesuai dengan kehendaknya.

Copyrights © 2023