Kejahatan di indonesia marak terjadi salah satunya pencurian sepeda motor yang hanya mengandalkan keamanan bawaan dari pabrik berupa kunci bahu, namun demikian masih marak pencurian yang terjadi. Meskipun menggunakan jasa pengaman baik satpam maupun petugas parkir tidak jarak pencurian sepeda motor masih marak terjadi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan rancang rancang bangun kunci sepeda motor e-SIM dan e-KTP, mengetahui kelayakan dan efektivitas sebagai kunci sepeda motor menggunakan kartu. Sistem keamanan ini dilengkapi alarm peringatan berupa klakson dan sein aktif saat terjadi pembobolan. Metode pengembangan yang digunakan yaitu Research and Development model 4-D, teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket, wawancara dan lembar pengamatan. Hasil dari rancang bangun kunci pada penelitian ini menggunakan e-SIM maupun e-KTP sebagai Tag berbasis mikrokontroller, RFID RC522 sebagai sensor baca Tag, LCD 16x2, klakson dan sein sebagai indikator. Dari segi kelayakan menunjukkan desain 83,333% sangat layak digunakan, 94,230% dari ahli IT dan 85,256 dari teknisi mesin. Efektivitas menunjukkan hasil pengukuran maksimal jarak pembacaan e-SIM 3 cm dari sensor dan e-KTP 2 cm dari sensor serta alat dapat membedakan e-SIM dan e-KTP terdaftar dan tidak terdaftar yang diprogram pada mikrokontroller. Kunci sepeda motor e-SIM dan e-KTP tidak melanggar undang-undang lalu lintas dan layak jalan.Kata kunci : Kunci sepeda motor; RFID; e-SIM; e-KTP; Mikrokontroller
Copyrights © 2021