Salah satu limbah yang paling banyak dihasilkan adalah limbah baja debu EAF yang merupakan akibat proses peleburan baja dengan menggunakan teknologi EAF yang didalamnya terkandung besi oksida sebagai kandungan utama yang dapat diolah menjadi grafit. Dalam perkembangannya, grafit yang memiliki kandungan karbon dapat disintesis dengan cara oksidasi yaitu penggabungan unsur oksigen dengan senyawa atau pelepasan elektron dari partikel senyawa tersebut. Grafit disintesis menjadi lembaran oksida grafit tunggal yang dikelupas (exfoliated) di dalam air hingga terbentuk oksida grafena. Kemudian, oksida grafena kembali direduksi konsentrasi oksigennya hingga habis sampai mendapatkan lapisan grafena yang diyakini dapat menjadi prekursor dalam pembuatan grafena. Metode yang digunakan yaitu modifikasi metode Hummers dengan memanfaatkan ultrasonic probe dalam proses sintesis. Material yang telah disintesis dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis.
Copyrights © 2022