Frontier Agribisnis
Vol 4, No 4 (2020)

KETAHANAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN RUMAHTANGGA PETANI DI LAHAN MARGINAL DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA

Elfa Refina (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)
Muhammad Husaini (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)
Nuri Dewi Yanti (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2020

Abstract

Ketahanan dan kemandirian pangan rumahtangga petani pasti sangat dipengaruhi oleh pangan yang mereka hasilkan di pertanian. Jika lahan pertanian tergolong lahan marginal, maka kegiatan pertanian tentunya belum optimal. Situasi ini diyakini akan berdampak pada ketahanan pangan dan kemandirian keluarga petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan dan kemandirian pangan. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan dan kemandirian pangan adalahangka kecukupan energi, pangsa pengeluaran pangan, dan perbandingan antara produksi dengan konsumsi rumahtangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rumahtangga yang konsumsi energinya (AKE) ˂80% sebesar 59% rumahtangga, sisanya sebesar 41% rumahtangga dengan (AKE) ≥80%. Hal yang sama dengan pangsa pengeluran pangan (PPP) rumahtangga petani yang masih ≥60% dari total pengeluaran dengan jumlah rumahtangga petani mencapai 63%, sisanya sebesar 37% rumahtangga petani dengan PPP < 60% untuk pangan.  Berdasarkan (AKE dan PPP), tampak bahwa lebih dari setengah rumahtangga petani di desa tersebut termasuk dalam kategori tidak tahan pangan. Hal yang sama dengan kemandirian pangan rumahtangga petani, berdasarkan nilai (KP) yang lebih kecil dari satu (˂ 1) sebesar 63% rumatangga petani, sisanya sebesar 37% rumahtangga petani dengan nilai KP lebih besar atau sama (≥1). Hal ini berarti bahwa lebih dari setengah rumahtangga petani di desa tersebut termasuk dalam kategori tidak mandiri pangan. Dengan kata lain bahwa lebih dari setengah rumahtangga petani di lahan marginal Desa Semangat Dalam tidak tahan pangan dan tidak mandiri pangan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

fag

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil ...