Air bersih merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan manusia dan menjadi sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat vital. Air bersih digunakan manusia untuk keperluan sehari-hari mulai dari minum, mandi, memasak, mencuci, serta keperluan lainnya. Persyaratan kualitas air murni memenuhi persyaratan fisik, kimia dan bakteriologis. Persyaratan fisik air murni yang harus dipenuhi adalah kekeruhan, bau dan rasa, warna dan suhu. Untuk mendapatkan air sehat, perlu dilakukan proses pengolahan agar mendapatkan air minum yang layak untuk dikonsumsi. Pengetahuan masyarakat berbeda-beda sehingga cara pengolahan air bersih dan hasil atau nkualitas air bersih yang mereka gunakan juga berbeda. Jenis dan rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh warga Desa Dagangan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun berjumlah 1120 KK sampel diambil sebanyak 150 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dilakukan dengan uji statistik bivariat menggunakan Chi Square tidak ada hubungan antara pengetahuan dan presepsi kualitas air terhadap perilaku masyarakat dalam pengelolaan air minum di desa Ketandan kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, banyak sebagian besar responden percaya bahwa sumber air tersebut telah memiliki nilai uji yang baik, dengan hanya bermodal keyakinan dan kepercayaan dari leluhur dan pemerintah setempat, air tersebut siap diminum tanpa harus melakukan pengolahan terhadap air tersebut.
Copyrights © 2024