Artikel ini mengkaji konstruksi filosofis negara dan dampaknya dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) bagi masyarakat yang dipengaruhi budaya pop. Dengan menganalisis teori-teori negara dari perspektif filsafat politik, artikel ini meneliti bagaimana konsep-konsep seperti legitimasi, keadilan, dan kekuasaan dapat diadaptasi ke dalam kurikulum PKn yang sesuai untuk generasi muda yang terpapar budaya pop. Penelitian ini menemukan bahwa pembelajaran PKn yang menggabungkan unsur-unsur budaya pop dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep kewarganegaraan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat identitas nasional tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan kritis untuk memahami dan berpartisipasi dalam dinamika politik dan sosial masa kini.
Copyrights © 2024