AgroSainT: Jurnal Ilmiah
Vol 2 No 3 (2011)

Pengaruh Pemupukan Organik dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman padi di Lahan Sawah Semi Intensif, Sulawesi Selatan

Jermia Limbongan (LIPI)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2019

Abstract

Sulawesi Selatan yang merupakan lumbung pangan nasional tetap berupaya untuk meningkatkan produksi beras sehingga bisa mencapai surplus sebesar 2 juta ton tahun 2012 mendatang. Untuk mencapai rencana tersebut maka salah satu cara yang dapat dilakukan adalah penggunaan pupuk organik dan anorganik untuk meningkatkan produksi padi. Pengkajian pemupukan organik dan anorganik telah dilakukan di KP. Luwu, Bone-Bone, Sulawesi Selatan mulai Oktober – Desember 2010 dengan menguji lima perlakuan yaitu : A= kompos (4 t/ha) + pupuk cair 4 liter/ha, B= Kompos (4 t/ha) + Setengah dosis rekomendasi pupuk anorganik, C= Kompos (4 t/ha) + Dosis rekomendasi pupuk anorganik , D= Dosis Rekomendasi Pupuk Anorganik (200 kg/ha Urea + 100 kg/ha Ponska) dan diulangi empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik dalam bentuk kompos dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman padi khususnya tinggi tanaman pada umur 2 bulan, namun tidak berpengaruh terhadap jumlah anakan. Selanjutnya hasil pengamatan produksi gabah menunjukkan penggunaan pupuk organik dapat secara nyata meningkatkan hasil padi menjadi 7,29 ton GKG per hektar dengan perolehan pendapatan sebesar Rp. 9.067.000,- per hektar.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmiah AgroSainT diterbitkan sejak tahun 2010 dengan nomor ISSN 2086-2237 dan E-ISSN 2715-4521 adalah salah satu jurnal ilmiah yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Jurnal ini mulai diterbitkan ...