AgroSainT: Jurnal Ilmiah
Vol 5 No 1 (2014)

Efektivitas Seleksi Generasi F2 Hasil Persilangan Padi Unggul Lokal Toraja dengan Padi Tipe Baru Impari 7

Yusuf L. Limbongan (Universitas Kristen Indonesia Toraja)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2019

Abstract

Seleksi akan memberikan respon yang optimal bila menggunakan kriteria seleksi yang tepat. Seleksi berdasarkan daya hasil biasanya kurang memberikan hasil optimal bila tidak didukung oleh kriteria seleksi lain berupa komponen pertumbuhan dan komponen hasil yang berkorelasi kuat dengan daya hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menduga efektifitas seleksi pada lokasi target berdasarkan daya hasil dan indeks terboboti. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan yang berada pada ketinggian tempat 750 m dpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2012 hingga Februari 2013. Material genetik diperoleh dari persilangan antara 3 tetua lokal dan 1 padi unggul tipe baru yang dilakukan di Tikala pada bulan November 2011. Generasi F1 ditanam dan diseleksi sejak Januari 2012 hingga Agustus 2012. Sejumlah besar generasi F2 dan 3 genotipe tetua sebagai genotipe cek (Pare Bau’, Pare Lallodo, Pare Lea dan Inpari-7) ditanam dalam barisan yang diantarai oleh 4 barisan genotipe cek. Seleksi langsung dan seleksi tidak langsung berdasarkan hasil dan indeks seleksi tidak terboboti (UNWINDEX) dan indeks seleksi terboboti (WINDEX), di mana pembobot disesuaikan dengan nilai korelasi genotipik dan besarnya sumbangan pengaruh langsung dan tidak langsung tiap komponen terhadap hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Galur F2 terpilih melalui seleksi tanpa pembobotan yaitu galur UKIT-C-01-01, UKIT-C-03-32, UKIT-C-03-39, UKIT-C-03-46, UKIT-C-03-38, UKIT-C-03-25, UKIT-C- 03-26, UKIT-C-03-30, UKIT-C-03-28, UKIT-C-03-24, UKIT-C-03-33, dan UKIT-C-03-42. Galur F2 terpilih melalui seleksi dengan pembobotan yaitu galur UKIT-C-01-01, UKIT-C-03-43, UKIT-C-03-24, UKIT-C-03-39, UKIT-C-03-26, UKIT-C-03-32, UKIT-C-03-28, UKIT-C-03-42, UKIT-C-01-06, UKIT-C- 03-47, UKIT-C-02-12, dan UKIT-C-03-25. Galur F2 terpilih melalui seleksi dengan karakter bobot gabah per malai yaitu galur UKIT-C-02-11, UKIT-C-03-39, UKIT-C-03-37, UKIT-C-03-43, UKIT-C-01-01, UKIT-C-01-06, UKIT-C-03-28, UKIT-C-03-42, UKIT-C-02-18, UKIT-C-02-20, UKIT-C-02-22, dan UKIT- C-03-24. Karakter ciri 16 (jumlah gabah per malai), ciri 18 (panjang malai), ciri 22 (ekor pada bulir), ciri 29 (waktu pemasakan gabah) dan ciri 38 (warna beras) memberikan sumbangan pengaruh yang signifikan terhadap hasil.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmiah AgroSainT diterbitkan sejak tahun 2010 dengan nomor ISSN 2086-2237 dan E-ISSN 2715-4521 adalah salah satu jurnal ilmiah yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Jurnal ini mulai diterbitkan ...