Permasalahan utama pendidikan Islam akhir-akhir ini adalah banyak kalangan pelaku berbagai masalah karakter merupakan alumni perguruan tinggi. Maka perlu dalam hal ini dikonstruk suatu gagasan dalam pembentuk mahasiswa sebagai agen of change yang merupakan bagaian dari masyarakat menjadi intelektual yang berkarakter. Solusi utamanya adalah karakter berbasis multikultural, pendidikan karakter bagi mahasiswa merupakan suatu yang urgen untuk ditanamkan bagai mahasiswa di perguruan tinggi. Melalui pembiasaan dengan berinteraksi yang baik, peran mahasiswa sebagai agen of change akan terwujud dengan baik sehingga memberikan pencerahan terhadap masyarakat lingkungannya. Berdasarkan hal ini maka sepatutnya lulusan Perguruan Tinggi Islam benar-benar mampu menyandang identitas sebagai intelektual muslim yang moderata. Hal ini berarti mahasiswa memiliki kemampuan menggali ajaran Islam yang bersumber langsung dari kitab suci Al Qur’an dan Hadits Nabi yang diimplementasikan secara kontekstual. Jadi, mahasiswa juga seharusnya mereka memiliki ilmu agama yang mendalam, mampu melakukan peran-peran kepemimpinan keagamaan di tengah-tengah masyarakat. Selanjutnya sebagai seorang intelek, mereka menguasai salah satu disiplin ilmu modern dan memiliki kepekaan terhadap persoalan-persoalan masyarakatnya. Inilah sebagian ciri ideal lulusan perguruan tinggi Islam. Tradisi perguruan tinggi Islam diharapkan bisa melahirkan sosok intelek yang muncul di pentas kepemimpinan nasional. Tentu dalam hal ini mahasiswa harus memiliki karakter yang multikultural sehingga mampu masuk dalam berbagai keragaman secara nasional
Copyrights © 2022