Budaya organisasi merujuk pada sekumpulan nilai-nilai, norma, keyakinan, dan perilaku bersama yang dipegang oleh anggota suatu organisasi. Budaya ini membedakan satu organisasi dari yang lain dan menciptakan identitas unik yang memengaruhi bagaimana karyawan berinteraksi, bekerja, dan berkontribusi dalam konteks organisasi. Budaya dapat menjadi kekuatan pendorong dalam membentuk norma, sikap, dan perilaku karyawan, serta cara kerja mereka dalam tim dan dalam hubungan dengan manajemen. Sementara itu, motivasi adalah keadaan internal yang mempengaruhi individu untuk berperilaku atau bertindak sesuai dengan tujuan dan harapan mereka. Penting untuk memahami peran pemimpin dalam mengelola motivasi karyawan. Pemimpin memiliki peran kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung dan mendorong motivasi karyawan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian kuantitatif memiliki kelebihan dalam kemampuannya untuk menyediakan data yang dapat diukur dan dianalisis secara sistematis. Namun, penelitian kuantitatif juga memiliki batasan, seperti ketidakmampuannya untuk menjelaskan konteks sosial yang kompleks secara mendalam. Kombinasi dengan penelitian kualitatif dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diteliti. Dalam penelitian ini, motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, hal ini ditunjukan nilai t hitung sebesar 1.075 dan nilai signifikasi sebesar 0.289, dimana nilai signifikasi lebih besar dari 0.05
Copyrights © 2024