Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA)
Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024

Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Sleman Periode 2018-2022

Anggia Septie Ayu Lestari (Universitas Mercu Buana Yogyakarta)
Nugraeni Nugraeni (Universitas Mercu Buana Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Sleman. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah menghitung rasio kemandirian keuangan daerah, rasio ketergantungan keuangan daerah, rasio efektivitas pendapatan asli daerah, rasio desentralisasi fiskal, rasio efisiensi pendapatan asli daerah, rasio keserasian, rasio pertumbuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan pemerintah kabupaten sleman dilihat dari : (1) rasio kemandirian keuangan daerah pola hubungannya tergolong dalam hubungan instruktif karena rata-rata rasionya 71,67%. (2) rasio ketergantuangan keuangan daerah dapat dikategorikan tingkat ketergantungan rendah karena dibawah 50%. (3) rasio efektivitas pendapatan asli daerah tergolong cukup efektif dengan rata-rata rasio sebesar 108%. (4) rasio desentralisasi fiksal selama 5 tahun mengalami bervariasi naik turun setiap tahunnya hasil rasio desentralisasi masih dibawah 50%. (5) rasio efisiensi pendapatan asli daerah tergolong efisien dengan rata-rata 62%. Penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Sleman selama periode sebelum dan selama pandemi COVID-19 (2018-2022) memiliki ciri-ciri sebagai berikut: kemandirian keuangan daerah pada kategori sangat baik, ketergantungan keuangan daerah pada kategori tinggi, efektivitas pendapatan asli daerah pada kategori efektif, desentralisasi fiskal kategori sedang, dan efisiensi pendapatan asli daerah pada kotegori sangat efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Sleman. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah menghitung rasio kemandirian keuangan daerah, rasio ketergantungan keuangan daerah, rasio efektivitas pendapatan asli daerah, rasio desentralisasi fiskal, rasio efisiensi pendapatan asli daerah, rasio keserasian, rasio pertumbuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan pemerintah kabupaten sleman dilihat dari : (1) rasio kemandirian keuangan daerah pola hubungannya tergolong dalam hubungan instruktif karena rata-rata rasionya 71,67%. (2) rasio ketergantuangan keuangan daerah dapat dikategorikan tingkat ketergantungan rendah karena dibawah 50%. (3) rasio efektivitas pendapatan asli daerah tergolong cukup efektif dengan rata-rata rasio sebesar 108%. (4) rasio desentralisasi fiksal selama 5 tahun mengalami bervariasi naik turun setiap tahunnya hasil rasio desentralisasi masih dibawah 50%. (5) rasio efisiensi pendapatan asli daerah tergolong efisien dengan rata-rata 62%. Penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Sleman selama periode sebelum dan selama pandemi COVID-19 (2018-2022) memiliki ciri-ciri sebagai berikut: kemandirian keuangan daerah pada kategori sangat baik, ketergantungan keuangan daerah pada kategori tinggi, efektivitas pendapatan asli daerah pada kategori efektif, desentralisasi fiskal kategori sedang, dan efisiensi pendapatan asli daerah pada kotegori sangat efisien.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jebma

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) adalah Jurnal Nasional dalam bidang ilmu ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi. JEBMA terbit tiga kali setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. JEBMA bertujuan untuk mempromosikan hasil penelitian di bidang ekonomi bisnis, manajemen ...