Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi Kemungkinan Terjadinya Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Property & Real Estate Di Bei Periode 2019-2022. Data sekunder digunakan dalam penelitian ini yang berasal dari laporan perusahaan sektor Property & Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 - 2022. Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling dan metode analisis regresi linier berganda. Sampel laporan keuangan yang digunakan sebanyak 92 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Current Ratio memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemungkinan terjadinya financial distress sedangkan variabel Debt To Asset Ratio dan Ukuran Perusahaan tidak mempunyai pengaruh signifikan. Current Ratio yang tinggi dapat juga menunjukkan bahwa manajemen tidak memanfaatkan aset lancar yang dimilikinya secara efisien. Terutama apabila nilai persediaan tinggi dan perputaran rendah dimana hal ini menunjukkan bahwa banyak persediaan yang tidak terjual. Akun persediaan di dalam aset lancar perusahaan properti dan real estate merupakan tanah dan bangunan yang sudah siap untuk dijual dalam periode kurang dari satu tahun. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan variabel non keuangan seperti Dewan direksi, komisaris untuk melihat hasil pengaruh dari perspektif yang berbeda
Copyrights © 2024