Di Indonesia tidak banyak yang menggunakan kontrasepsi metode IUD dibanding dengan alat kontrasepsi yang lain seperti kontrasepsi suntik dan pil. Data Tahun 2015 menunjukkan bahwa pengguna kontrasepsi IUD sebanyak 10,73%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran faktor - faktor yang mempengaruhi rendahnya minat akseptor KB IUD di BPM Devi Marliani Tanggamus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan pendekatan case control dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:2. Teknik pengumpulannya menggunakan sampel purposive sampling. Analisis statistik menggunakan univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbandingan tingkat pengetahuan akseptor KB IUD dan non IUD (Baik 60%: 15%, Cukup baik 40%: 60%, Kurang baik 0% : 25%). Ada perbandingan tingkat pendidikan akseptor KB IUD dan non IUD (SD 0% : 20%, SMP 20% : 25%, SMA 80% : 55%).
Copyrights © 2021