Tanaman landep (Barleria Prionitis L.) merupakan tanaman yang digunakan masyarakat Indonesia sebagai bahan obat. Selain daunnya, akar tanaman landep sering dimanfaatkan sebagai obat-obat herbal di Cina. Tanaman landep memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persentase kandungan antioksidan pada akar landep (Barleria prionitis L.) menggunakan metode yaitu metode DPPH (1,1 Diphenyl-2-Picrylhydrayl). Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% (perbandingan 1:5). Uji antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH yang diukur dengan Spektrofotometri Uv-Vis. Ekstrak akar landep dibuat dengan 3 perbandingan konsentrasi pada metode DPPH digunakan 3 replikasi sampel ekstrak. Pada metode DPPH diperoleh nilai IC50 10,7150 ppm dengan kategori kuat, vitamin C diperolah nilai IC50 1,4583 ppm dengan kategori sangat kuat.
Copyrights © 2024