Usia remaja merupakan salah satu fase perkembangan kehidupan rentan mengalami permasalahan psikis. Remaja mengalami masa stress and storm yang dapat menimbulkan berbagai emosi negatif, namun kemampuan regulasi emosi yang memadai belum tentu dimiliki oleh setiap individu remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penguatan kemampuan regulasi emosi melalui psikoterapi Islami, khususnya dengan melantunkan shalawat Nariyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model studi kasus. Data diperoleh dari dua remaja sebagai responden, yang diperoleh melalui wawancara setelah menjalani psikoterapi Islami dengan menggunakan shalawat Nariyah. Hasil menunjukkan bahwa terjadi perbaikan kemampuan regulasi emosi pada dua responden remaja tersebut. Melantunkan dan menghayati shalawat Nariyah dapat meningkatkan kemampuan menerima emosi, strategi mengelola emosi, melibatkan diri dalam perilaku bertujuan, dan kemampuan untuk mengontrol respon emosi. Hal ini menunjukkan bukti bahwa psikoterapi yang melibatkan unsur keagamaan terutama dalam bershalawat dapat memberikan kontribusi positif untuk mengelola emosi untuk mewujudkan kesehatan mental secara komprehensif.
Copyrights © 2024