Jurnal Meteorologi dan Geofisika
Vol. 17 No. 3 (2016)

RELOKASI DAN DISTRIBUSI b-VALUE GEMPABUMI SWARM JAILOLO, HALMAHERA BARAT

Yanuarsih Tunggal Putri (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Nova Heryandoko (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Wandono Wandono (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Rivai Marulak (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Suwardi Suwardi (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Zulfikar Zulfikar (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Barkah Yuniarto (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Lutfi Pary (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))
Basri Kamaruddin (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG))



Article Info

Publish Date
13 Mar 2018

Abstract

Aktivitas kegempaan di daerah Jailolo meningkat tajam pada bulan November sampai Desember 2015, dimana terjadi fenomena gempabumi swarm pada rentang waktu tersebut. BMKG pusat Jakarta mencatat 96 gempabumi dengan magnitude antara 2.5 sampai 4.8. Sedangkan stasiun geofisika BMKG wilayah Ternate mencatat 1185 gempabumi dengan magnitude 1.1 sampai 5.1 menggunakan single station. Sejumlah 33 gempabumi dirasakan dengan intensitas antara dua sampai dengan empat MMI dengan beberapa kerusakan pada rumah warga dan sarana umum. Relokasi gempabumi dilakukan menggunakan data BMKG pusat dengan metode MJHD. Relokasi gempabumi ditujukan untuk mengetahui distribusi gempabumi yang terjadi dengan lebih baik. Penghitungan b-value di daerah Jailolo menggunakan data gempabumi single station dari stasiun geofisika Ternate dilakukan untuk mengetahui distribusi dan karakteristik b-value di daerah tersebut. Hasil relokasi gempabumi menunjukkan gempabumi swarm yang terjadi terkonsentrasi pada 127.4° - 127.6° BT dengan perbaikan pada distribusi kedalaman dimana sebagian besar gempabumi terjadi pada kedalaman kurang dari 20 km. Sedangkan hasil penghitungan nilai b-value menunjukkan daerah dengan konsentrasi gempa memiliki nilai b-value cukup tinggi (± 1.0). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gempabumi swarm yang terjadi kemungkinan dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik. Namun penelitian lebih lanjut diharapkan dapat dilakukan untuk lebih memahami penyebab dan karakteristik gempabumi swarm tersebut.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jmg

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Energy Physics

Description

Jurnal Meteorologi dan Geofisika (JMG) is a scientific research journal published by the Research and Development Center of the Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) as a means to publish research and development achievements in Meteorology, Climatology, Air Quality and ...