Jumlah kendaraan di Indonesia meningkat setiap tahunnya sehingga menuntut adanya jasa pencucian kendaraan, peningkatan tersebut dapat menurunkan kualitas lingkungan. Limbah cair bekas pencucian kendaraan di Kramatwatu Kabupaten Serang dapat menimbulkan pencemaran limbah yang melebihi standar baku mutu air limbah yaitu pH dan methylene blue active substance (MBAS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas serta efisiensi dari media filter Fly ash dan PAC untuk menurunkan kadar pH dan MBAS di dalam limbah pencucian kendaraan. Metode yang digunakan yaitu dengan cara filtrasi dengan variasi ketebalan media 750 g, 1000 g dan 1500 g. Hasil filtrasi MBAS menunjukkan bahwa nilai efisiensi rata-rata pada media filter fly ash 79,33 mg/L, 83 mg/L, dan 75,23 mg/L, sedangkan PAC 125,07 mg/L, 92,07 mg/L, dan 56,57 mg/L, dengan efektivitas rata-rata yang dihasilkan masing masing media yaitu fly ash 42,43%, 37,77%, dan 45,40%, sedangkan efektivitas rata-rata PAC 9,24%, 33,19% dan 58,95%, dan pH menurun dari 10,01 menjadi 8,25 untuk fly ash sedangkan 7,72 untuk PAC.
Copyrights © 2024