Masa remaja merupakan perkembangan psikologis individu dalam mencari jati diri. Remaja mulai belajar mengenal dirinya, lingkungan, dan masyarakat sekitar. Perkembangan individu dalam menjati diri terjadi pada masa remaja. Remaja sendiri diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa. Pada masa remaja terdapat tugas perkembangan mengenai seks yang harus dikuasai yaitu hubungan dengan lawan jenis atau berpacaran. Berpacaran memberi dampak bagi remaja, terutama dalam minat dan motivasi terhadap belajar. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana pandangan orang-orang terkait dampak pacaran terhadap minat dan motivasi belajar. Penelitian dilakukan di Bandung menggunakan kuesioner dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. penelitian kualitatif adalah metode meneliti kondisi objek yang alamiah, di mana peneliti sebagai instrumen kunci. Sedangkan penelitian deskriptif Hasil penelitian ditemukan bahwa banyak orang yang masih memiliki perhatiannya mengenai pengaruh pacaran bagi minat dan motivasi belajar. Kesimpulan penelitian ini adalah pacaran memberi dampak bagi minat dan motivasi belajar seseorang tergantung bagaimana individu menjalankan kedua hal tersebut.
Copyrights © 2024