Pengelolaan limbah organik merupakan tantangan besar di daerah pedesaan, termasuk Desa Ntori, Kecamatan Wawo, NTB. Mina Sambi, obat tradisional dari desa ini, menghasilkan limbah organik yang signifikan. Metode fermentasi dapat mengubah limbah ini menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode fermentasi dalam mengolah limbah organik Mina Sambi menjadi pupuk kompos dan mengidentifikasi manfaat ekonomi dan lingkungan yang dihasilkan. Metode Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan limbah organik, selanjutnya dihancurkan, dan disusun dalam lapisan dengan serbuk kayu, tanah, dan air. Campuran ini diaduk dan dipantau secara berkala hingga menjadi pupuk kompos yang matang. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menilai kualitas pupuk kompos dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat. Hasil Pengolahan limbah organik melalui fermentasi ini, menghasilkan pupuk kompos berkualitas tinggi dengan tekstur halus, warna cokelat tua, dan aroma tanah segar. Pupuk kompos ini kaya akan nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Penggunaan pupuk kompos meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian. Jumlah limbah organik yang mencemari lingkungan berkurang secara signifikan. Masyarakat Desa Ntori juga diberdayakan melalui penjualan pupuk kompos, dan kesadaran lingkungan meningkat. Pengolahan limbah ini juga mengurangi pencemaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat secara ekonomi.
Copyrights © 2024