Kesehatan reproduksi sangat penting bagi masyarakat dan individu karena memengaruhi siklus kehidupan dan keberlangsungan kehidupan manusia. Kesehatan reproduksi, menurut Program Aksi ICPD di Kairo, adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial yang tidak hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, tetapi juga dalam fungsi dan proses sistem reproduksi itu sendiri. Tujuan penelitian adalah untuk Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Untuk Pencegahan Penyakit Menular Seksual Di Sma Negeri 2 Sawerigadi Kabupaten Muna Barat Tahun 2023. Jenis penelitian yang dilakukan disini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metodologi eksperimental; Secara spesifik digunakan desain pra-eksperimental yang menggunakan desain pretest-posttest dengan satu kelompok. Dalam penelitian ini, strategi pengambilan sampel yang komprehensif digunakan. Ada 66 siswa dalam populasi dan sampel penyelidikan ini. Nilai Asymp Sig terungkap dari temuan penelitian uji Wilcoxon. Dengan tingkat signifikansi 0,05, (2-tailed) = 0,000. Asymp sig < 0,05 berarti hipotesis H0 ditolak, sesuai kondisi pengujian. Terdapat pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Untuk Pencegahan Penyakit Menular Seksual Di Sma Negeri 2 Sawerigadi Kabupaten Muna Barat Tahun 2023 karena hasil Asymp Sig lebih kecil dari 0,05 yang berarti H0 ditolak.
Copyrights © 2024