Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Kencana Jaya di desa Tirta Kencana, Kecamatan Toili, kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada semua dimensi kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparan, akuntabel, sustainable belum optimal dan berjalan baik. Hal itu dapat dilihat pada dimensi kooperatif, hubungan dan kerjasama kelembagaan antara BUMDes dan pemerintah desa mengalami keretakan hubungan antar kepala desa dan ketua BUMDes lama. Pada dimensi partisipatif dapat dilihat selama tahun 2023, partisipasi masyarakat dalam BUMDes di Tirta Kencana belum optimal karena program koperasi simpan pinjam yang tidak menguntungkan menyebabkan penghentian kegiatan BUMDes. Pada dimensi emansipatif dapat dilihat dari pelibatan masyarakat secara umum dalam pelaksanaan program-program BUMDes masih sangat dibatasi. Pada dimensi transparansi dapat dilihat dari pengelolaan program simpan pinjam BUMDes yang tidak memberikan informasi yang terbuka dan meluas kepada masyarakat. Pada dimensi akuntabilitas dapat dilihat dari keterbatasan informasi yang bisa didapatkan oleh masyarakat desa terkait laporan pertanggungjawaban tertulis terhadap pelaksanaan program simpan pinjam BUMDes. Pada dimensi sustainable dapat dilihat dari pengelolaan BUMDes Kencana Jaya belum berjalan efektif pada tahun 2023 karena program koperasi simpan pinjam tidak efektif dan tidak berkelanjutan.
Copyrights © 2024