Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masjid di Indonesia yang memiliki fasilitas yang lengkap, namun pengelolaan fasilitas-fasilitas tersebut lebih banyak digunakan untuk menghasilkan income masjid semata, dan pemanfaatannya lebih cenderung pada aspek ibadah, sosial, pendidikan formal dan dakwah namun kurang memperhatikan pada pemberdayaan dan pelibatan jamaah dalam berbagai aspek apalagi dalam pendidikan life skills. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyelenggaraan pendidikan life skills yang diselenggarakan di Masjid Al-Anwar dan bagaimana pengaruhnya terhadap kondisi sosial ekonomi jamaah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa pendidikan life skills yang diajarkan dan ditransformasikan masjid Al-Anwar kepada jamaahnya diantaranya sinematografi, fotografi, desain grafis, keterampilan MC bahasa jawa (pranoto adicoro) dan pengolahan kopi dengan merek “Pereng Gantungâ€. Selain itu masjid juga membuat program Masjid Digital. Takmir menyediakan berbagai sarana seperti alat absen bagi jama'ah (fingerprint), penyala lampu otomatis (trigger), fasilitas wifi gratis dan website bagi jamaahnya. Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, masjid Al-Anwar memfungsikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, dakwah dan pendidikan semata, tapi meluas pada pemberdayaan jamaah pada bidang life skills. Kedua, pendidikan life skills di Masjid Al-Anwar didukung beberapa faktor diantaranya inovasi pengurus Takmir yang masih relatif muda, dukungan tokoh masyarakat dan satu program yang unik dan menarik yaitu program masjid digital. Ketiga, Pendidikan life skills yang diselenggarakan di Masjid Al-Anwar berpengaruh terhadap beberapa hal diantaranya meningkatnya penghasilan ekonomi jamaah, meningkatnya jamaah yang datang ke masjid, menjadi media dakwah yang efektif bagi remaja dan terjalinnya silaturahmi antara jamaah dengan kalangan eksternal.
Copyrights © 2021