Desa wisata di daerah kepulauan menjadi sebuah potensi pariwisata yang penting bagi Indonesia. Namun, pengembangan desa wisata kepulauan memerlukan peran penting dari pemerintah sebagai pengelola dan pengatur utama. Penelitian menggunakan metode post-positivisme dengan pendekatan teori manajemen strategi, menunjukkan bahwa pemerintah perlu memimpin rencana strategis, meningkatkan keterampilan masyarakat, membangun infrastruktur pariwisata, memfasilitasi pemasaran, dan meningkatkan pemberian informasi. Pemerintah juga harus memonitor dan mengawasi operasional desa wisata kepulauan untuk menjaga keaslian budaya dan kearifan lokal. Dalam pemilihan strategi, pemerintah harus memperhatikan faktor internal dan eksternal, seperti ketersediaan sumber daya manusia dan pesaing desa wisata dalam pengembangan desa wisata kepulauan yang berkelanjutan. Masyarakat lokal juga memegang peranan penting dalam pengembangan desa wisata di daerah kepulauan. Dengan kerjasama antara pemerintah, pengelola desa wisata kepulauan dan masyarakat lokal, diharapkan dapat tercipta sebuah ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat. Pengembangan desa wisata di daerah kepulauan dapat menjadi alternatif atau diversifikasi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat, serta memberikan kesempatan baru dalam pengembangan potensi pariwisata di Indonesia.
Copyrights © 2023