Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari banyak masyarakat di Indonesia, termasuk Mahasiswa. Menurut hasil RWASH menunjukkan bahwa pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 juta (56%) dari total populasi Indonesia. Media sosial dapat membantu penggunanya, namun juga bisa menimbulkan efek dampak negatif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa semakin sering dan lama penggunaan media sosial, semakin buruk kualitas tidur yang dialami oleh mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur mahasiswa FKM UINSU tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Populasinya seluruh mahasiswa FKM UINSU, sampelnya yaitu mahasiswa FKM UINSU yang mengisi kuesioner, didapatkan sampel sebanyak 122 dari hasil pengisian google form. instrumen yang digunakan adalah kuesioner, PSQI digunakan untuk mengukur kualitas tidur. Dari hasil uji Bivariat korelasi Spearman Rho didapatkan bahwa P < 0,05 yaitu P value sebesar 0,000 dengan korelasi sebesar 604 dengan arah hubungan yang positif. Artinya bahwa, semakin tinggi tingkat atau intensitas seseorang menggunakan media sosial, maka akan mengakibatkan kualitas tidur semakin buruk. Didapatkan juga hasil p value 0,000 dengan korelasi 0,409. Dapat disimpulkan bahwasanya semakin lama dan semakin tinggi tingkat seseorang mengakses media sosial maka kualitas tidur nya akan semakin buruk.
Copyrights © 2024