Di kalangan remaja banyak melakukan perilaku bullying, merupakan Tindakan yang dilakukan seseorang untuk menyakiti, menghina, menekan, menjatuhkan mental dan mengontrol orang lain dengan cara melakukan kekerasan, perilaku bullying dapat disebabkan oleh pola asuh orang tua yang kurang bijak dalam mendidik anak, dan juga dipengaruhi bagaimana orang tua menyikapi perilaku bullying tesebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan Pola Asuh Dan Sikap Terhadap Perilaku Bullying Pada Remaja Di SMKN 1 Rambah Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 87 siswa di SMKN 1 Rambah dengan Teknik pengambilan sampel yaitu cluster random sampling instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian ini diperoleh 87 responden terdapat pola asuh dengan kategori baik sebanyak 50.6%, sikap orang tua dengan kategori kurang baik sebanyak 44.8% dan perilaku bullying dengan kategori terjadi sebanyak 52.9%. berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying P-Valuenya 0,000 dan OR 0,076 ada hubungan. Sikap orang tua dengan perilaku bullying p-valuenya 0,001 dan OR 0.205 ada hubungan. Disimpulkan bahwa ada hubungan pola asuh dan sikap orang tua dengan perilaku bullying pada remaja. Sehingga hal tersebut penting dilakukan penyuluhan perilaku bullying pada remaja oleh pihak sekolah, keluarga dan pihak terkait sehingga dapat mencegahterjadinya kejadian bullying pada siswa
Copyrights © 2024